InformasiRenungan

Beda Pengakuan Dosa Dan Ritus Tobat

Beda Pengakuan Dosa Dan Ritus Tobat

Beda pengakuan dosa di kamar pengakuan dan ritus tobat dalam misa itu memang tidak terlalu terlihat, karena fungsi keduanya sama. Tapi sebenarnya ada perbedaan yang memang sangat menentukan pengampunan dosa yang diberikan atas kuasa yang diberikan pada gereja. Jadi kita perlu memahami perbedaannya supaya bisa lebih mendalami makna sakramen Ekaristi dan tobat.

Beda Pengakuan Dosa Dan Ritus Tobat

Perbedaan Pengakuan Dosa Dan Ritus Tobat

Pengakuan dosa di kamar pengakuan dengan ritus tobat yang ada di Ekaristi itu memang memiliki kesamaan yakni untuk mengampuni dosa. Tapi ada perbedaan dari keduanya, dan berikut ini kami akan jelaskan apa saja sih perbedaan dari kedua hal tersebut.

  1. Tata cara melakukannya jelas berbeda, di mana pengakuan dosa atau sakramen tobat itu melalui beberapa tahapan sebelum masuk ke kamar pengakuan. Jadi ada persiapan terlebih dahulu dan kita mengakukan dosa kita kepada pastor yang nantinya akan memberi pengampunan atas kuasa yang diberikan. Sementara ritus tobat itu ada di Ekaristi dan sudah ada doa yang secara umum tinggal diucapkan saja.
  2. Sakramen tobat itu bisa dipergunakan untuk mengampuni dosa berat dan dosa kecil dari umat yang mengakukan dosanya. Sementara ritus tobat itu hanya mengampuni dosa ringan saja yang memang dipersiapkan untuk menerima komuni atau tubuh Kristus.
  3. Pada sakramen tobat pastor akan mengatakan atas kuasa yang diberikan Allah maka saya menghapus dosa saudara atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Sementara kalau ritus tobat itu pastor hanya mengatakan semoga Allah yang mahakuasa dan maha rahim mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke kehidupan kekal.

Beda Pengakuan Dosa Dan Ritus Tobat

Apa Itu Pengakuan Dosa?

Pengakuan dosa itu sendiri memang sebenarnya adalah prosedur pemberian sakramen tobat kepada umat yang mengakukan dosanya. Sakramen tobat ini akan membuat kita menjadi bersih dari dosa ringan maupun berat untuk lebih siap menerima tubuh Kristus. Selain itu sakramen tobat ini seperti sebuah upaya dari umat untuk meminta pengampunan agar bisa memperbaiki hubungan dengan Tuhan.

Penerimaan sakramen tobat itu akan melepaskan manusia dari dosa yang sudah dilakukan untuk memulai kehidupan baru. Biasanya memang sebelum perayaan besar seperti natal atau paskah, setiap umat Katolik perlu menerima sakramen tobat ini. Tujuannya supaya umat Katolik siap untuk menyelami misteri keselamatan Allah dan juga bisa benar-benar merasakan persekutuan dengan Allah.

Sakramen tobat itu tidak hanya bisa diberikan sebelum perayaan besar saja, kapan pun sebenarnya bisa dimintakan pada pastor. Apabila kalian merasa telah melakukan dosa besar, maka bisa saja meminta sakramen tobat kepada pastor. Buatlah janji terlebih dahulu dan biasanya pastor akan meminta kalian mempersiapkan diri baik dengan berdoa terlebih dahulu atau merenung.

Beda Pengakuan Dosa Dan Ritus Tobat

Apa Itu Ritus Tobat?

Ritus tobat itu adalah satu hal yang tidak terpisahkan dalam Ekaristi, karena pada dasarnya ritus tobat itu satu kesatuan dengan Ekaristi. Sakramen yang bisa menghapus dosa bagi umat Katolik itu memang ada beberapa mulai dari sakramen baptis, sakramen Ekaristi, sakramen tobat, dan juga sakramen pengurapan untuk orang sakit.

Jadi sebenarnya alasan ritus tobat itu masuk di Ekaristi, karena memang sakramen Ekaristi itu merupakan sakramen penghapus dosa. Penerimaan tubuh Kristus ini memang bisa menjadi pemulihan dosa, akan tetapi sebelum menerimanya memang perlu dipersiapkan dengan ritus tobat. Itulah beda pengakuan dosa di kamar pengakuan dan ritus tobat dalam misa yang sama-sama melepaskan dosa.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
BaitSuci.com